Sensor proximity induktif M18 terlindungi ini dirancang untuk deteksi logam jarak pendek yang andal dalam sistem otomatisasi industri. Dibangun dalam housing ulir silindris, ini adalah pilihan praktis untuk mesin yang membutuhkan penginderaan posisi yang stabil, konfirmasi objek, dan kinerja switching yang berulang dalam ruang pemasangan yang ringkas.
Dengan jarak penginderaan terukur 5 mm, sensor ini sangat cocok untuk mendeteksi target logam besi pada peralatan seperti konveyor, mesin pengemas, stasiun perakitan, unit transfer, dan jalur otomatisasi pabrik umum.
Desain terlindungi membantu mendukung pemasangan terkontrol di lingkungan logam, membuatnya lebih mudah untuk diintegrasikan ke dalam mesin di mana ruang terbatas dan konsistensi penginderaan penting.
Konfigurasi DC 3-kabel dan output NPN normally open membuatnya kompatibel dengan banyak sistem kontrol standar yang digunakan dalam peralatan industri.
Sensor ini beroperasi pada 12 hingga 24 VDC, dengan rentang operasi yang diizinkan 10 hingga 30 VDC, memberikan fleksibilitas bagi para insinyur dalam desain panel dan pemasangan lapangan.
Kapasitas switching maksimum 200 mA memungkinkan sensor menangani persyaratan input kontrol umum dengan perilaku output yang dapat diandalkan.
Untuk penggunaan industri sehari-hari, model ini menawarkan kombinasi ukuran ringkas, deteksi stabil, dan pengkabelan yang mudah.
Indikator deteksi merah memberikan umpan balik visual yang jelas kepada operator dan personel pemeliharaan selama commissioning dan pemecahan masalah. Dengan frekuensi respons 600 Hz, sensor ini cukup cepat untuk banyak tugas otomatisasi rutin di mana penginderaan yang berulang lebih penting daripada kerumitan yang berlebihan.
Sensor ini adalah pilihan yang solid untuk pembuat mesin OEM, tim pemeliharaan, dan pembeli industri yang mencari sensor induktif M18 yang memberikan deteksi logam yang andal, pemasangan yang mudah, dan kompatibilitas kontrol yang praktis.
| Item | Spesifikasi |
|---|---|
| Ukuran Kepala Penginderaan | M18 |
| Tipe | Tipe silinder, berulir, terlindungi |
| Sumber Daya | Model DC 3-kabel |
| Jarak Penginderaan | 5 mm ±10% |
| Jarak Pengaturan | 0 hingga 4 mm |
| Jarak Diferensial | Maks. 10% dari jarak penginderaan |
| Objek Penginderaan | Logam besi |
| Objek Penginderaan Standar | Besi 18 × 18 × 1 mm |
| Frekuensi Respons | 600 Hz |
| Tegangan Catu Daya | 12 hingga 24 VDC, riak (p-p) maks. 10% |
| Rentang Tegangan Operasi | 10 hingga 30 VDC |
| Konsumsi Arus | Maks. 17 mA |
| Tipe Output | NPN |
| Mode Operasi | NO |
| Kapasitas Switching | Maks. 200 mA |
| Tegangan Sisa | Maks. 2 V (pada beban 200 mA, panjang kabel 2 m) |
| Indikator | Indikator deteksi merah |
Q1: Bahan apa yang dapat dideteksi oleh sensor ini, dan apakah material target memengaruhi kinerja?
Sensor ini terutama dirancang untuk mendeteksi target logam besi, yang memberikan kinerja penginderaan yang paling stabil dan dapat diprediksi. Sensor ini juga dapat mendeteksi logam non-besi, tetapi jarak penginderaan efektif biasanya menjadi lebih pendek karena logam yang berbeda berinteraksi dengan medan penginderaan secara berbeda.
Untuk hasil terbaik dalam penggunaan industri, material target, ukuran target, dan jarak pemasangan harus dipertimbangkan selama pemilihan dan pemasangan.
Q2: Jenis aplikasi industri apa yang cocok untuk sensor ini?
Sensor ini sangat cocok untuk tugas deteksi logam jarak pendek dalam peralatan otomatisasi, termasuk verifikasi keberadaan komponen, penginderaan posisi berhenti, konfirmasi posisi silinder, kontrol pengindeksan, dan pemantauan jalur transfer.
Badan berulir M18 dan konstruksi terlindungnya membuatnya sangat praktis untuk mesin di mana ruang pemasangan terbatas dan deteksi berulang yang andal diperlukan. Sensor ini umum digunakan pada konveyor, sistem pengemasan, perlengkapan perakitan, dan peralatan otomatisasi pabrik serbaguna.
Q3: Apa keuntungan dari sensor M18 induktif terlindungi dalam desain mesin?
Sensor terlindungi lebih mudah dipasang di braket logam atau struktur mesin yang sempit karena medan penginderaan lebih terkonsentrasi di permukaan depan. Ini membantu mengurangi pengaruh yang tidak diinginkan dari logam di sekitarnya dan membuat pemasangan lebih dapat diprediksi dalam tata letak peralatan yang ringkas.
Bagi pembuat mesin dan insinyur pemeliharaan, itu berarti integrasi mekanis yang lebih mudah, pemasangan yang lebih bersih, dan perilaku penginderaan yang lebih stabil ketika pemasangan dilakukan dalam rentang jarak yang direkomendasikan.
Q4: Apa yang harus diketahui pengguna tentang output NPN normally open sebelum mengkabelkannya ke sistem kontrol?
Model ini menggunakan output NPN normally open, yang berarti output beralih ketika target terdeteksi dan ditujukan untuk sistem kontrol yang menerima logika sinyal tipe NPN. Sebelum pemasangan, pengguna harus mengonfirmasi kompatibilitas input PLC, rentang tegangan suplai, dan persyaratan arus beban.
Kapasitas switching hingga 200 mA, sehingga cocok untuk banyak input kontrol standar, tetapi perancang sistem tetap harus memverifikasi karakteristik listrik perangkat penerima untuk memastikan operasi jangka panjang yang stabil.
Q5: Faktor apa yang paling penting untuk mencapai kinerja penginderaan yang stabil dalam penggunaan nyata?
Kinerja yang stabil bergantung pada beberapa faktor praktis: material target idealnya harus logam besi, ukuran target harus mendekati atau lebih besar dari objek penginderaan standar, dan jarak pemasangan harus tetap berada dalam rentang pengaturan yang dapat digunakan dari 0 hingga 4 mm.
Insinyur juga harus memperhatikan kualitas pengkabelan, stabilitas catu daya, dan pengulangan mekanis dari bagian yang bergerak yang dideteksi. Di lingkungan produksi, pemasangan yang benar biasanya sama pentingnya dengan spesifikasi sensor itu sendiri.
HUBUNGI KAMI KAPAN SAJA