Rumah
>
Produk
>
Motor Servo Industri
>
A06B-0143-B175 adalah α12/3000 dalam konfigurasi B175: torsi stall 12 Nm, 2,8 kW, 3.000 rpm, dengan rem pegas 90V DC dan encoder absolut A64. Ini adalah spesifikasi standar untuk sumbu X, Y, dan Z primer pada pusat permesinan CNC kecil hingga menengah generasi Alfa — torsi yang cukup untuk penggilingan dan pengeboran produksi, kecepatan yang cukup untuk lintasan cepat 30 m/mnt pada sekrup bola pitch 10 mm, dan konfigurasi yang diperlukan oleh sumbu vertikal bermuatan gravitasi. Spesifikasi 3.000 rpm membedakan motor ini dengan α12/2000 (kelas torsi sama, plafon 2.000 rpm).
Pada jarak sekrup bola 10mm dalam kopling langsung, perbedaannya adalah 30 m/mnt versus lintasan cepat 20 m/mnt. Pada mesin dengan perjalanan sumbu panjang, perbedaan waktu siklus ini terakumulasi dalam satu shift. Pastikan kode motor di parameter sumbu CNC cocok dengan varian yang dipasang — α12/3000 dan α12/2000 menggunakan kode motor yang berbeda karena frekuensi pengoperasiannya berbeda (200 Hz vs 133 Hz pada kecepatan tetapan), dan penggunaan kode yang salah menghasilkan penyetelan loop arus yang tidak cocok.
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Torsi Kios | 12 Nm |
| Nilai Keluaran | 2,8kW |
| Nilai Saat Ini | 12 A (puncak 15 A) |
| Kecepatan Maksimum | 3.000 rpm |
| Tegangan Motor | 155V, 200Hz, 3 fase |
| Pembuat enkode | A64 mutlak, 64K hal |
| Batang | Lurus + alur pasak |
| Rem | Pegas 90V DC diterapkan |
| Perlindungan | IP65 |
A64 memberikan umpan balik absolut serial 64.000 ppr. Posisi multi-putaran dipertahankan melalui pematian daya oleh baterai cadangan di amplifier servo Alpha — bukan di motor. Saat mesin menyala, CNC segera membaca posisi absolut tanpa melakukan homing. Pada sumbu vertikal dengan E-stop yang sering terjadi selama siklus penyetelan dan penggantian pahat, kesinambungan operasional ini penting: alat berat melanjutkan tepat dari titik berhentinya tanpa lintasan homing yang diawasi yang diperlukan oleh pembuat enkode tambahan.
Ganti baterai amplifier sebelum alarm baterai lemah CNC terpicu. Pada saat alarm muncul, baterai sudah berada di batas kapasitasnya — gangguan listrik pada saat itu dapat menyebabkan hilangnya posisi absolut secara langsung, sehingga memerlukan pengembalian referensi sebelum produksi dilanjutkan.
Q1: Apa perbedaan antara A06B-0143-B175 dan A06B-0143-B075?
Motor identik kecuali rem: B175 memiliki rem pegas 90V DC; B075 tidak memiliki rem. Untuk sumbu vertikal atau miring di mana gravitasi bekerja pada beban saat servo mati, diperlukan B175. Untuk sumbu horizontal tanpa beban gravitasi, B075 sudah benar dan kabel mesin tidak memerlukan rangkaian suplai rem 90V.
Q2: Apa yang terjadi jika hanya 24V yang dialirkan ke suplai rem B175?
Sekitar sepertiga dari gaya elektromagnetik yang dibutuhkan dihasilkan. Pegas tidak sepenuhnya teratasi — cakram terseret pada permukaan gesekan selama pengoperasian motor. Tidak ada alarm servo yang langsung muncul; tanda-tandanya adalah suhu motor meningkat, arus amplifier lebih tinggi, keausan bantalan rem dini, dan umur bantalan yang lebih pendek. Selalu konfirmasikan 90V DC pada konektor rem sebelum melakukan commissioning.
Q3: Di mana letak baterai A64 dan kapan harus diganti?
Baterai cadangan ada di amplifier servo Alpha, bukan di motor. Ganti baterai secara terjadwal sebelum alarm baterai lemah CNC muncul — pada saat alarm terpicu, tegangan baterai hanya sedikit, dan gangguan daya dapat menyebabkan hilangnya posisi absolut secara langsung. Penggantian baterai dengan amplifier bertenaga menghindari hilangnya posisi selama pertukaran.
Q4: Apakah A06B-0143-B175 kompatibel dengan amplifier Alpha i?
Tidak. Seri Alpha asli dan seri Alpha i menggunakan protokol antarmuka motor, sirkuit umpan balik encoder, dan algoritma kontrol arus yang berbeda. Menghubungkan motor Alpha asli ke amplifier Alpha i menghasilkan kondisi alarm servo. Jika sistem penggerak ditingkatkan ke amplifier Alpha i, motor harus diganti secara bersamaan dengan varian yang kompatibel dengan Alpha i.
Q5: Apa saja prioritas pemeriksaan pada A06B-0143-B175 bekas?
Pertama periksa remnya: gunakan 90V DC dan pastikan poros berputar bebas tanpa hambatan; lepaskan 90V dan segera pastikan poros terkunci dan pegang erat-erat di bawah torsi manual. Hambatan apa pun pada 90V atau selip saat listrik dimatikan berarti servis rem diperlukan. Putar poros dengan tangan agar bantalannya halus. Periksa alur pasak dari adanya fretting. Periksa konektor encoder tutup merah untuk integritas pin. Ukur tahanan belitan tiga fasa dan tahanan isolasi terhadap bumi dengan megger.
HUBUNGI KAMI KAPAN SAJA